|
Menteri Kesehatan: Dana Tambahan Askeskin Terlalu Kecil
Selasa, 28 Agustus 2007 | 21:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan dana tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2007 untuk program Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin) terlalu kecil.
“Kami maunya sih Rp 2 triliun, tapi cuma dikasih segitu,” katanya usai rapat kerja dengan Panitia Ad Hoc III Dewan Perwakilan Daerah, Selasa (28/8).
Sebelumnya, Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat telah memutuskan memberi tambahan dana Rp 1,068 triliun pada Departemen Kesehatan. Dari jumlah itu, Rp 700 miliar digunakan untuk melanjutkan program Askeskin. Sisanya untuk tambahan belanja kementerian.
Tapi, Siti menyatakan dana itu cukup untuk membiayai Askeskin hingga akhir tahun. Apalagi, Departemen Kesehatan telah melakukan efisiensi anggaran untuk membantu membiayai Askeskin. Jumlahnya sekitar Rp 1 triliun. “Kalau tetap tidak cukup, pembayarannya akan diselesaikan tahun 2008,” katanya.
Anggota Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, Rudianto Tjen, mengatakan, dari tambahan dana itu, Rp 243 miliar digunakan untuk pembiayaan vaksin flu burung, dan Rp 125 miliar untuk belanja kementerian. “Panitia Anggaran minta supaya belanja kementerian terutama digunakan untuk pencegahan penyakit menular,” kata politikus Fraksi PDI Perjuangan ini.
Siti pun mengamininya. Menurut dia, Departemen Kesehatan akan menggunakan sebagian biaya itu untuk pembiayaan vaksin flu burung yang saat ini sedang dikembangkan bersama Baxter, perusahaan vaksin asal Amerika.
Soal anggaran 2008, kata Siti, Departemen Kesehatan akan tetap fokus pada program Askeskin. “Kami prioritaskan supaya Askeskin dapat terus berjalan,” katanya. PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|