Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

MPR Belum Akan Bentuk Panitia Adhoc Pengkaji Konstitusi
Selasa, 28 Agustus 2007 | 22:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Majelis Permusyawaratan Rakyat akan membentuk panitia pengkaji Konstitusi setelah usulan amandemen disetujui sepertiga anggota dalam Sidang Paripurna MPR. "Pembentukan panitia harus disepakati sidang majelis," kata Fatwa, Selasa (28/8).

Seperti halnya mengajukan amandemen, pembentukan panitia juga harus diusulkan minimal 226 dari 678 total anggotanya. Kalaupun dibentuk tidak dalam bentuk lembaga formal tetapi hanya panitia ad hoc yang terdiri dari anggota fraksi-fraksi dan kelompok DPD di MPR.

Menurut Fatwa, panitia itu belum perlu dibentuk. Kalaupun ada usulan amandemen, yang utuh mengusulkan hanya kelompok DPD. Fraksi-fraksi lain hanya beberapa orang. Pimpinan Majelis dan fraksi bisa saja bermusyawarah mengenai pembentukan panitia itu, tetapi tetap saja keputusannya tidak mengikat.

Pembentukan panitia tetap harus diputuskan dalam sidang paripurna. Adapun sidang hanya bisa dilakukan pada saat pelantikan dan mengakhiri jabatan presiden, atau karena peristiwa genting seperti pemakzulan dan pergantian presiden yang berhalangan tetap.

Diluar itu, sidang hanya bisa digelar atas usul minimal sepertiga anggotanya. Pada pidato kenegaraan 16 Agustus lalu presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengusulkan pembentukan Komisi pengkaji Konstitusi.

Usulan itu menanggapi keinginan DPD melakukan amandemen Konstitusi untuk memperkuat kewenangannya yang tercantum dalam pasal 22 D Konstitusi. Fatwa menilai usulan itu hanya bentuk kepedulian presiden. Ia tidak menilai usulan itu sebagai bentuk mencampuri tugas Majelis.
aqida swamurti


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106462 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data