|
Perhitungan Sisa Suara diusulkan Tidak diubah
Rabu, 29 Agustus 2007 | 09:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Fraksi PKS mengusulkan perhitungan sisa suara dalam Pemilu tidak diubah. Menurut Jazuli Juwaini, anggota FPKS, sisa suara diberikan kepada yang mengumpulkan suara terbanyak meskipun tidak mencapai bilangan pembagi pemilih untuk mendapatkan satu kursi. "Basisnya tetap wilayah bukan partai," katanya.
Ia tidak setuju jika sisa suara diakumulasi kemudian orang yang mendapatkan kursi legislatif ditunjuk oleh partai. Cara ini menurutnya tidak adil, pemilihan akhirnya tidak berbasis rakyat dan wilayah tetapi berbasis partai.
Menurutnya Pemilu bukan hanya soal jumlah pemilih tetapi tanggungjawab terhadap wilayah yang diwakili. Seorang legislator seharusnya mewakili wilayah bukan partai, karena nantinya ia akan bertanggungjawab kepada masyarakat wilayah yang memilihnya.
Sementara itu, Partai Kebangkitan Bangsa merasa dirugikan dengan perhitungan ini. Dalam pemilu lalu sisa suara perolehannya yang menyebar diberbagai daerah tidak dapat dikonversikan untuk mendapatkan kursi, karena tidak mencapai bilangan pembagi.
Sedangkan partai Golkar mengusulkan agar sisa suara dibuang, sehingga jumlah kursi legislatif dinamis. Ferry Mursyidan Baldan mengatakan fraksinya sudah memutuskan ini untuk diusulkan dalam pembahasan undang-undang legislatif. "Jadi nanti tidak ada sisa suara," katanya. Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|