Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ketua Umum PBNU Minta Kalla Batal ke Malaysia
Kamis, 30 Agustus 2007 | 13:26 WIB

TEMPO Interaktif, Surabaya:Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla membatalkan niat berkunjung ke Malaysia. Saran itu disampaikan sebagai bentuk protes insiden pemukulan wasit karate asal Indonesia Donald Pieter Luther K. oleh empat polisi diraja Malaysia.

“Saya kira (kepergian wapres ke Malaysia) harus ditunda dulu,” katanya disela-sela peresmian kantor Pengurus NU Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (30/8).

Pemerintah, katanya, harus menyelesaikan masalah antara Malaysia dan Indonesia. “Pemerintah mesti harus protes terlebih dahulu. Ada tata cara diplomatik,” katanya.

Hasyim berharap Wapres membatalkan kunjungan acara ulang tahun kemerdekaan Malaysia. Tak hanya pemukulan Pieter, katanya, masalah TKI/TKW, masalah perbatasan, dan masalah illegal logging pun harus selesai.

Wakil Presiden Jusuf Kalla hanya tertawa ketika ditanya niatannya ke negeri Malaysia. “Nanti pasti kami selesaikan,” katanya singkat.
Rohman Taufiq


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106583 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data