|
PKS Minta Wapres Jangan Kunjungi Malaysia
Kamis, 30 Agustus 2007 | 18:54 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring mengatakan, partainya meminta Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak memenuhi undangan Malaysia untuk menghadiri perayaan kemerdekaan negeri jiran itu sebelum ada permintaan maaf serta penjelasan duduk perkara kasus pemukulan wasit karate Indonesia oleh polisi negara itu. “Jangan dalam situasi tegang ini Wapres kurang empati terhadap perasaan masyarakat Indonesia sekarang ini,” katanya di Bandung, Selasa (30/8).
Menurut Tifatul, pihaknya menysesalkan insiden tersebut yang menambah jumlah deretan persoalan yang meningkatkan eskalasi ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia. Dia menuturkan, sudah banyak kasus yang terjadi mulai dari perlakuan kasar majikan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI), pengusiran masal TKI dari Malaysia, dan terakhir kasus pemukulan ini. “Selama ini orang Malaysia melihat orang Indonesia terlalu rendah, sebutan indon (julukan orang Malaysia bagi WNI) ini pelecehan,” katanya.
Untuk kasus pemukulan wasit karateka Indonesia itu, paparnya, Indonesia harus menuntut secara hukum dan meminta ketegasan Malaysia atas penanganan kasus tersebut. “Silahkan saja Wapres berkunjung ke Malaysia, tapi tuntaskan dulu kasus ini,” katanya.
Tifatul meminta masyarakat agar tidak bereaksi dengan anarkhis seperti menggelar sweeping atau pengrusakan. “Kita juga jangan anarkhis atau sweeping, akhirnya kita juga ikut barbar seperti yang ditunjukkan oleh polisi Malaysia,” katanya.
Partainya juga tidak mendukung adanya tuntutan pemutusan hubungan diplomatik dua negara akibat kasus ini. “Cukup penyelesaian secara hukum, serta menuntut permintaan maaf pemerintahan Malaysia atas perlakuan alat negara itu. “
Ahmad Fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|