Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Didesak Tindaklanjuti Maaf Malaysia
Sabtu, 01 September 2007 | 10:07 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Pemerintah didesak menindaklanjuti permohonan maaf Perdana  Menteri Malaysia Abdullah Badawi dengan mengajukan tuntutan pembubaran  RELA, milisi sipil di negara tersebut.

Menurut Wahyu Susilo, aktifis Migrant Care, RELA selalu merugikan buruh migran karena sering memeras dan merampok tenaga kerja asal Indonesia dalam setiap razia yang mereka lakukan.

"Seharusnya pemerintah menyatakan tidak cukup hanya permintaan maaf," kata Wahyu di Solo pada Sabtu (1/9). Dia mengatakan, Indonesia dan Malaysia juga perlu melakukan perubahan MoU mengenai buruh migran.

Ketentuan diperbolehkannya dilakukan penyanderaan paspor para pekerja Indonesia di Malaysia sangat merugikan. "MoU harus segera diamandemen dan orientasinya bukan sekedar teknis, tapi penghargaan terhadap hak asasi manusia," kata Wahyu. imron rosyid

       

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Mahasiswa Malaysia di Bali Tidak Terpengaruh Unjuk Rasa
Perdana Menteri Malaysia Meminta Maaf Kepada Indonesia
Ratusan Karateka Demo Kantor Konsulat Malaysia di Medan
Penembak di Serawak Belum Pasti Warga Indonesia
Menhan: Malaysia 38 Kali Langgar Tapal Batas
Pemerintah Diminta Tegas terhadap Malaysia
Malaysia-Singapura Kurangi Asap Sumatera
Presiden Harapkan Kerja Sama Lebih Erat Dengan Malaysia
PM Malaysia Terima Penghargaan dari Indonesia
Malaysia Tawarkan Kerja Sama Peternakan
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Kemarahan Setelah Pengeroyokan
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106707 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< September,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data