Kekayaan Sejumlah Calon Pimpinan KPK Dinilai Tidak Wajar

Minggu, 02 September 2007 | 12:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jumlah kekayaan beberapa calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak wajar.

Jumlah kekayaan ini, menurut Koordinator Komisi Pemantau Peradilan Adnan Topan Husodo, dihitung dari besarnya penghasilan dibandingkan dengan pendapatan para calon. "Apakah termasuk wajar atau tidak," katanya saat dihubungi Tempo, Ahad.

Namun, dia enggan menyebutkan siapa saja calon yang dinilai memiliki jumlah kekayaan yang tidak wajar. Alasannya, sore ini KPP akan memberikan hasil rekam jejak atau track record 26 calon pimpinan KPK kepada panitia seleksi.

Selain itu, KPP juga menilai relevansi latar belakang calon dengan kebutuhan di KPK, profesionalitas dan kontribusi mereka dalam pemberantasan korupsi. Relevansi latar belakang itu, menurut Adnan, dibutuhkan untuk mengetahui apa yang bisa mereka lakukan untuk memberantas korupsi sesuai dengan bidang kerja yang selama ini digeluti calon. "Kalau punya masa kerja selama 15 tahun di perbankan, tapi hanya jadi staf, untuk apa?," katanya.
Rini Kustiani






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: