Menkes Minta Kepala Daerah Mendata Penduduk Miskin
Selasa, 04 September 2007 | 11:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan Siti Fadilah meminta para kepala daerah mendata jumlah penduduk miskin di wilayahnya. Data itu nantinya akan digunakan untuk menentukan siapa saja yang berhak mengikuti program asuransi kesehatan masyarakat miskin (Askeskin) tahun 2008.
"Saya tidak mau tahu, jumlah orang miskin yang saya percaya adalah data dari walikota dan bupati," kata Siti dalam sambutannya di Pertemuan Koordinasi Program Jaminan Pemeliharaan kesehatan Bagi Masyarakat Miskin di Manggala Wana Bhakti, Jakarta, Selasa.
Pertemuan ini dihadiri oleh para kepala daerah se-Indonesia, direktur rumah sakit daerah, dan ketua komite medik rumah sakit daerah. Hadir juga Direktur Utama PT Asuransi Kesehatan (Askes), Orie Andari Sutadji, Ketua Komisi Kesehatan DPR, Ribka Tjiptaning, perwakilan kejaksaan, dan anggota Dewan Perwakilan Daerah.
Siti menjelaskan, selama ini belum ada jumlah pasti peserta Askeskin. Sejak program Askeskin dimulai tahun 2005, PT Asuransi Kesehatan menggunakan data dari Badan Pusat Statistik. Masalahnya, pendataan BPS hanya per keluarga dan tak akurat. Akibatnya, pencetakan dan pendistribusian kartu Askeskin terpaksa dihentikan.
PRAMONO





