PBB Gelar Workshop Perubahan Iklim
Senin, 10 September 2007 | 08:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:P
Pusat informasi Perserikatan Bangsa-bangsa hari ini mengadakan workshop perubahan di Gedung Surya lantai 14, Jalam M.H. Thamrin Jakarta. "Workshop itu untuk persiapan konferensi internasional perubahan iklim di Bali Desember mendatang," kata juru bicara penyelenggara Adila Arief saat dihubungi Tempo hari ini.
Menurut dia, PBB telah melakukan kajian tentang perubahan iklim. Rata-rata emisi tahunan karbondioksida di dunia meningkat pesat tiga kali lipat sejak tahun 2000, bila dibandingkan era tahun 1990-an. Emisi karbondioksida yang berasal dari bahan bakar fosil ini merupakan faktor pendorong utama terjadinya perubahan iklim dunia. "Hasil kajian itu segera dipublikasikan," ujarnya.
Adila mengemukakan, negara yang memiliki hutan dan berperan menyerap gas karbon mendapat jasa. Imbalan untuk hutan penyerap karbon, diberikan oleh negara maju dan dihitung dari jumlah per hektar. Rata-rata per hektare dihargai US$ 1.600. Imbalan untuk hutan gambut nilainya bisa lebih tinggi lagi. Hutan harus dicegah pembakarannya agar tidak melepas banyak karbondioksida. Eco Security adalah perusahaan yang menghitung nilai hutan.
KURNIASIH BUDI





