Mega Tunggu Hasil Pemilu Amerika dan Australia
Senin, 10 September 2007 | 13:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menunggu hasil pemilu di Negara-negara besar Asia Tenggara dan Asia Pasifik untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Hasil pemilu di Amerika dan Australia berpengaruh besar pada kehidupan politik di Indonesia.
?PDI Perjuangan harus lihat aspek-aspek regional dan internasional,? kata politikus PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dalam jumpa pers di PRJ Kemayoran Jakarta Pusat, Senin (10/9).
Hingga hari ini, Megawati belum menyatakan kesediaan dicalonkan sebagai presiden pada pemilu 2009. Dalam pidatonya, Mega hanya menyinggung soal kepemimpinan bangsa. Menurut dia, Indonesia butuh pemimpin yang memiliki kepemimpinan dan manajemen bangsa. ?Kita butuh pemimpin yang kepemimpinan dan manajemen bangsa yang tidak pernah bimbang bagi rakyat dan bangsanya,? ujarnya dalam pembukaan rapat koordinasi nasional PDI Perjuangan.
Tjahjo mengatakan pemenang pemilu di Amerika Serikat dan Australia jelas mempengaruhi peta politik Indonesia. Amerika, kata dia, tidak mendukung Mega menjadi pemimpin. Alasannya, Mega pernah menolak menyerahkan Abu Bakar Ba?asyir ke pemerintah Amerika Serikat terkait terorisme. ?Ibu Mega menyatakan Amerika tidak berhak mengambil ustad Abu Bakar Ba?asyir. Sehingga Amerika Serikat tidak mendukung Megawati,? ujarnya.
Dukungan Amerika saat ini, dia melanjutkan, ditujukan pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Buktinya, kata dia, SBY menyerahkan pengelolaan Blok Cepu dan Bojonegoro pada Exxon Mobil. KURNIASIH BUDI





