Ledakan di Kompleks Nuklir Karena Gas Bocor
Selasa, 11 September 2007 | 22:40 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman menyatakan ledakan di ruang laboratorium penelitian kristal (crystal growing) Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir Serpong kemarin terjadi karena kebocoran gas. "Ledakan terjadi karena ekspansi gas yang tiba-tiba," kata Kusmayanto di Serpong hari ini.
Menurut dia, gas yang bocor dari katup pembuka instalasi laboratorium hanya memicu ledakan, tapi tak menimbulkan kebakaran. "Jenisnya tak mudah terbakar," ujar Kusmayanto.
Buktinya, tak ada tanda-tanda bekas kebakaran pada peralatan dan kabel pelindung di ruangan berukuran 10 x 20 meter tersebut.
Ledakan keras itu terjadi Senin lalu di gedung 71 kompleks nuklir milik Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Dalam insiden itu, empat peneliti, Profesor Munawir Zulkarnaen, Doktor Pujo Untoro, Sanda, dan Agus Sujatmo, yang berada di ruangan laboratorium terluka.
Joniansyah





