Indonesia Dinilai Belum Siap Operasikan Reaktor Nuklir

Selasa, 11 September 2007 | 22:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Alvin Lie menilai, ledakan di kompleks Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sebagai bukti keselamatan di sektor nuklir masih rendah. Ledakan itu juga menunjukkan Indonesia belum siap mengoperasikan reaktor nuklir skala besar.

"Secara mental, Indonesia belum layak untuk mengoperasikan reaktor skala besar seperti pembangkit listrik tenaga nuklir," kata Alvin melalui pesan pendek kepada Tempo.

Alvin juga menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan menutup-nutupi peristiwa ini. Hal itu, kata dia, terlihat dari informasi yang simpang siur serta tidak jelasnya dampak ledakan. "Ngeri membayangkan jika pemerintah bersikap seperti ini jika suatu saat terjadi kebocoran radiasi," katanya.

Dia menyarankan perlu ada penyelidikan independen yang komprehensif tentang sebab dan dampak ledakan laboratorium di kompleks Batan tersebut. "Dan hasilnya harus diumumkan secara transparan kepada publik," katanya.

Desy Pakpahan






Komentar Anda

Kirim