close

KBRI Bantah Ada TKI Diamputasi di Saudi

Senin, 17 September 2007 | 16:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Atase Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di El Riyadh - Saudi Arabia, Sukamto membantah adanya kekerasan yang dialami tenaga kerja Indonesia. Berdasarkan penyelidikan staf KBRI ke Riyadh Medical Center, kata dia, tidak ada orang Indonesia yang dioperasi hingga diamputasi dalam 35 hari ini.

“Tidak ada itu. Staf saya sudah mengecek database-nya dan sudah menanyakan kabar tersebut kepada perawat-perawat Indonesia yang bekerja di sana,” ujarnya ketika dihubungi Tempo, Senin siang.

Analis Kebijakan Migrant Care, Wahyu Susilo, kemarin mengungkapkan adanya tindak kekerasan TKI di Saudi Arabia. Menurut Wahyu, TKI tersebut telah dirawat selama dua hari di Riyadh Medical Center dalam keadaan koma.

Kedua tangan dan satu kaki TKI yang identitasnya belum diketahui tersebut, kata Wahyu, telah di amputasi karena luka-luka di tubuhnya yang membusuk. Wahyu mengaku mendapat laporan tersebut dari aktivis Saudi National Human Rights, bahwa TKI tersebut disiksa selama sebulan dengan dijemur di terik matahari, dipukul dengan batang besi, hingga giginya rontok semua dan bibirnya sobek.

Wahyu yang dihubungi kembali oleh Tempo menyatakan tetap berpegang pada informasi yang diterimanya semula, meskipun dia belum mendapat kabar lanjutan dari sumbernya di Saudi. Amandra Mustika Megarani

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan