Australia dan Jepang Bantu Ternak Nusa Tenggara Timur

Selasa, 18 September 2007 | 15:52 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram:Dinas Peternakan Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Agriculture Cooperatioan International Agency Research Australia meneliti pengaruh lalu lintas ternak unggas terhadap penyebaran penyakit flu burung.

Pemerintah Australia mendanai penelitian terhadap resiko penyebaran penyakit yang menyebar di Bali, NTB dan Nusa Tenggara Timur. "Harus diantisipasi karena virus flu burung sudah menyerang kemana-mana," kata Kepala Dinas Peternakan Nusa Tenggara Barat, Abdul Muthalib, Selasa (18/9).

Virus flu burung cepat berkembang ke banyak negara maju termasuk Cina. Kerja sama penelitian dengan ACIAR Australia bertujuan mencegah dan mengendalikan penyakit pada hewan.

Selain itu, Dinas juga menyiapkan vaksin flu burung 1,090 juta dosis. Kerja sama dengan Pemerintah Jepang melalui program JICA (Japan International Cooperation Agency) juga dilakukan guna pengembangan aspek budi daya. Kerjasama lima tahun mulai 2007 ini dalam kaitan pengembangan sapi potong.
supriyantho khafid

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :