Satu Polisi Tewas, Bentrok TNI-Polri di Ternate Berlanjut

Selasa, 25 September 2007 | 13:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Seorang polisi Brigadir Dua Muhdi Sulaiman tewas ditikam beberapa orang tak dikenal. Korban dihadang di Simpang Tiga, Ternate, Maluku Utara sepulang dari Markas Kepolisian Resor Ternate.

"Ia mau sahur tetapi dihadang beberapa orang tak dikenal, lalu ditikam," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Komisaris Besar Polisi Bambang Kuncoko di Markas Besar Kepolisian, Selasa (25/9).

Pelaku diduga menyisir lokasi setelah bentrok antara TNI-Polisi sehari sebelumnya. Muhdi tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Senin sekitar pukul 21.30 waktu setempat terjadi penganiayaan terhadap anggota polisi Bripda Kusnadi. "Ia dianiaya hingga luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit," kata Bambang.

Bentrok antara TNI dan Polisi, Sabtu pekan lalu melibatkan dua polisi dan empat orang mabuk. Para pemabuk luka-luka akibat lemparan botol minuman keras. Satu dari empat korban diduga anggota TNI.

Senin pagi sekitar 07.30 waktu setempat, Bripda ID dan SN ditembak oleh anggota kompi TNI. Dua anggota polisi luka berat dan dirawat di rumah sakit. Dua orang anggota polisi tewas dan lima orang luka-luka. Dua anggota TNI luka-luka.

Bambang mengatakan saat ini polisi masih mengejar penganiaya tersebut. Oknum itu, kata dia, harus ditindak tegas. "Bila perlu dipecat supaya tidak terjadi kejadian semacam ini," katanya.

Saat ini, kata Bambang, situasi Ternate sudah kondusif dan dikendalikan kepolisian setempat. "Kami mencegah adanya bentrokan lagi sehingga hal-hal yang mengawali itupun tidak akan dilakukan," katanya.

Desy Pakpahan






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: