Presiden Hadiri Nuzulul Quran di Istiqlal
Sabtu, 29 September 2007 | 21:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sabtu(29/9) malam, menghadiri peringatan Nuzul Al Quran di Masjid Istiqlal Jakarta. Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono datang sekitar pukul 20.00 WIB.
Hadir juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, para pimpinan lembaga negara, antara lain Ketua DPD Ginanjar Kartasasmita, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashidiqqie, menteri-menteri kabinet Indonesia Bersatu, dan masyarakat sekitar Jakarta.
Ceramah hikmah Nuzulul Quran disampaikan Sanuci Baco, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan. Ayat suci Al-Quran dibacakan Dasrial dari Jakarta dengan saritilawah Lilih Rahmawati.
Menteri Agama Maftuh Basyuni dalam sambutannya mengatakan, sebagai khalifah, setiap orang harus taat pada ketentuan undang-undang. "Tanpa itu, manusia akan kehilangan arah dan bertindak sewenang-wenang," kata Maftuh Basyuni.
Lebih lanjut Maftuh menguraikan kebenaran hakiki hanya ditemukan dalam agama. Agama yang memberi petunjuk mengenai nilai moral ke dalam kehidupan manusia Al quran sebagai kitab suci seharusnya dibaca dan diamalkan isi kandungannya agar jalan hidup kita tidak tersesat. Sutarto
Topik :
- Alquran dan hadits sumber dari segala sumber hukum
Islam adalah agama yg mengatur proses kehidupan secara totalitas. Oleh sebab itu apapun undang2 yg dibuat olh manusia seharusnya mencerminkn nilai2 quran dan hadits sebagai sumber utama hukum islam, bukan malah sebaliknya dimana undang2 ciptaan manusia yg lbh diagungkn atau dibela atas nama keadilan dan toleransi.
Pengirim : Saifon di Gorontalo






Komentar Anda :