Kota Bandung Sediakan 160 Liang Lahat

Rabu, 03 Oktober 2007 | 12:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menghadapi liburan Lebaran, Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distakam) Kota Bandung menyediakan 160-an liang lahat kosong siap pakai di 13 tempat pemakaman umum. ?Paling banyak di TPU Sirnaraga sebanyak 40 liang lahat,?ujar Kepala Distakam Yogi Suparjo di Bandung, Rabu pagi 3/10).

Yogi mengatakan penyediaan kuburan kosong dilakukan agar instansinya bisa tetap memberikan pelayanan meskipun sebagian besar petugas pemakaman libur. ?Petugas yang piket memang tetap ada tapi jumlahnya sangat terbatas, padahal menggali satu lubang kuburan itu butuh waktu 3-4 jam,?katanya.

Yogi mengaku pada Lebaran tahun lalu pihaknya sempat kewalahan karena permintaan layanan pemakaman melebihi target. Dari persediaan 150 liang siap pakai ternyata realisasinya dari H-7 sampai H+7 dibutuhkan 160 liang. "Makanya tahun ini kita tambah jadi 160-an (liang lahat),?katanya.

Meski menambah stok liang lahat siap pakai, lanjut Yogi, bukan berarti pihaknya mengharapkan banyak orang mati saat berlebaran. ?Kalau bisa kan jangan sampailah ada yang kena musibah waktu Lebaran,?katanya.

Yogi mengungkapkan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, dari 150 jenazah yang dimakamkan pada masa Lebaran kebanyakan meninggal di rumah tinggal karena sakit, sudah uzur atau lainnya. ?Hanya satu dua saja yang kiriman dari rumah sakit,?katanya.

Di Kota Bandung kini terdapat 13 TPU milik Kota Bandung dengan total luas lahan 130 hektar. Menurut catatan Yogi, setiap hari rata-rata ada 17 mayat baru yang di makamkan di ke-13 TPU. ?Untuk kuburan baru tersebut setiap tahun dibutuhkan tambahan lahan makam seluas 2,5 hektar,?katanya.

Kebutuhan tambahan lahan tersebut selama ini baru bisa dipenuhi kalau ada pembangunan kompleks pemukiman baru. ?Biasanya sekitar 2 persen dari total luas lahan pemukiman,?kata Yogi. Erick priberkah Hardi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: