Departemen Kesehatan Kirim 100 Ribu Masker ke Jawa Timur

Rabu, 03 Oktober 2007 | 14:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kesehatan mengirimkan 100 ribu masker ke Kediri dan Blitar, Jawa Timur. Menurut Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan, Rustam Pakaya pembagian masker ini untuk melindungi warga dari debu yang dikeluarkan oleh Gunung Kelud.

”Debu vulkanik bisa berbahaya bagi kesehatan warga, terutama untuk sistem pernapasan,” katanya saat dihubungi Tempo, Rabu (3/10).

Dari jumlah itu, sebanyak 20 ribu masker didistribusikan di Kediri. Sisanya dibagikan untuk warga Blitar. Selain itu, Departemen Kesehatan juga mengirimkan dua tenda untuk posko pengungsian.

Rustam mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Secara umum, kata dia, pemerintah daerah sudah siap menghadapi letusan Gunung Kelud. Pemerintah daerah menetapkan daerah rawan debu vulkanik sekitar 9 kilometer dari Gunung Kelud. Saat letusan sebelumnya, daerah rawan debu mencapai 5 kilometer dari lokasi letusan.

Selain itu, Rustam juga meminta pemerintah daerah memikirkan cara pengungsian. Terutama, bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, lansia, dan orang lumpuh.

Kemarin, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, mengatakan pemerintah pusat terus memantau perkembangan Gunung Kelud. Ical, panggilannya, juga mengatakan pemerintah daerah telah siap menanggulangi keadaan jika terjadi letusan. ”Bakornas (Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana) juga telah mengirimkan tim ke sana,” katanya kepada Tempo.

Pramono






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: