Wapres Kembali Pertemukan NU dan Muhammadiyah

Selasa, 09 Oktober 2007 | 09:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali mempertemukan dua organisasi masyarakat (Ormas) Islam, Nahdatul Ulama (NU) dan Muhamaddiyah. Pertemuan kedua Ormas Islam ini lebih pada silaturahmi dan sebagai mediasi untuk memecah kebuntuan penetapan 1 Syawal tahun ini.

Dalam Agenda Acara Wakil Presiden, pertemuan ini dilakukan pada saat Acara Buka Bersama antara Wakil Presiden Jusud Kalla di Kediamannnya di Jalan diponegoro No 2 Menteng Jakarta Pusat. Selain para pengurus besar Nahdatul Ulama dan Pimpinan Muhammadiyah, diundang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kalla juga akan melakukan diskusi dengan pihak NU terkait persiapan sidang Isbat pada tanggal 11 Oktober.

Seperti Diketahui, untuk lebaran tahun ini, NU dan Muhamaddiyah kemungkinan besar akan merayakannya pada hari yang berbeda. Pihak Muhammadiyah telah memutuskan bahwa 1 Syawal 1428, jatuh pada 12 Oktober 2007. Sedangkan pihak NU belum bisa memutuskan sebelum melihat hilal pada 11 Oktober nanti.

Pada Senin (24/9), Wakil Presiden sebenarnya sudah mempertemukan kedua ormas ini. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa cara penentuan metodologi penetapan 1 Syawal akan disamakan. Namun, upaya ini dinilai perlu waktu yang panjang sehingga lebaran tahun ini besar kemungkinan masih berbeda. "Sebenarnya perkaranya sederhana, tetapi Kita memang terlalu sibuk melihat bulan, sementara orang lain sudah mendarat di bulan," kata Kalla saat itu. Anton Aprianto






Komentar Anda

Kirim