Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penumpang Kereta Api Jurusan Jawa Tengah Menumpuk di Gambir
Sabtu, 13 Oktober 2007 | 16:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengguna jasa angkutan kereta api tujuan Jawa Tengah dan Cirebon menumpuk di stasiun Gambir akibat terjungkalnya Kereta Api Senja Utama jurusan Jakarta-Solo, Jumat (12/9) malam. Namun PT Kereta Api Indonesia telah berupaya mengantisipasinya dengan mengalihkan penumpang ke bus-bus pariwisata.

"Hingga kini sudah dua bus menuju Brebes dan enam bus menuju Cirebon diberangkatkan," kata Wakil Kepala Stasiun Gambir, Ata Sudarta pada Tempo, Sabtu (13/10).

Namun Ata menyatakan PT Kereta Api Indonesia tidak memaksa penumpang untuk beralih ke bus. Hanya saja, menurut Ata, pihaknya belum dapat memastikan kapan kereta menuju Jawa Tengah dapat beroperasi normal.

Hingga sekitar pukul 16.00 WIB, kereta dari Jawa Tengah yang sudah tiba baru Kereta Api Argo Dwipangga jurusan Jakarta-Solo dan Kereta Api Kamandanu jurusan Jakarta-Semarang. "Kalau kereta dari Cirebon total tidak ada yang masuk ke stasiun Gambir. Sedang kereta lain terlambat," kata Ata.

Petugas keamanan stasiun Gambir, Sugiyono mengatakan penumpukan penumpang ke arah Jawa Tengah sudah berlangsung sejak pagi. "Banyak penumpang menunggu sejak pukul 5.00 pagi dengan beralaskan koran," katanya.

Seorang penumpang kereta ke Cirebon, Cici (35) mengatakan ia seharusnya berangkat pukul 9.00 WIB. Namun hingga sore hari, ia masih menunggu di stasiun Gambir.

Suasana pengalihan penumpang juga terlihat tidak lancar. Pasalnya petugas yang mengkoordinir penumpang tidak dapat memprioritaskan penumpang mana yang seharusnya berangkat lebih awal. Misalnya, banyak penumpang dengan tiket kereta pagi yang disamakan dengan pemegang tiket siang. Hasilnya mereka terpaksa harus terus menunggu.
Banyak penumpang yang protes namun petugas tetap tidak mengecek dengan teliti waktu keberangkatan dalam tiket.

Seperti diberitakan, empat gerbong Kereta Api Senja Utama 116 jurusan Jakarta-Solo anjlok Jumat (12/10) pukul 23.20 WIB. Kereta Senja Utama tujuan Solo ini anjlok di dekat Stasiun Telaga Sari, Indramayu.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi III Cirebon, Suhartono mengatakan, kemungkinan besar as roda patah sebagai penyebab anjloknya kereta api itu.


BUDI SAIFUL HARIS

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Ketika Musim Calo Tiba | 17 November 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Nasib Stasiun Semut  | 23 Juni 2003
Seruan yang Tak Sampai  | 23 Juni 2003
KAI Ubah Strategi | 17 Maret 2003
Inka Pasok KA Jabotabek  | 10 Maret 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Jamin Kereta Anjlok Tak Ganggu Arus Balik
Penumpang Akhirnya Tiba di Solo
172 Lintasan Kereta Rawan Kecelakaan
Polisi Belum Temukan Indikasi Sabotase Kasus Gumarang
Penggergajian Rel Mengarah ke Motif Sabotase
Gerbong Kereta Bangun Karta Terbakar
Kereta Pakuan Tabrak Metro Mini
Pensiunan PT Kereta Api Meninggal Saat Unjuk Rasa
Penumpang Kereta Tewas Tersengat Listrik
Lokomotif Tabrak Minibus di Purworejo
> selengkapnya...

Referensi

Tragedi Pasar Minggu

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk109529 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

13.329 Pejabat Fungsional Kabupaten Malang Belum Terima Rapelan
Jumlah Orang Miskin Penderita Sakit Ginjal Bertambah
Polisi Segel Rumah Keluarga Yang Dibantai
Wakil Bupati Ciamis Diberhentikan
Tentara Aniaya Wartawan

<< October,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data