PBB Merayakan Hari Pengentasan Kemiskinan 2007
Rabu, 17 Oktober 2007 | 09:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perserikatan Bangsa-Bangsa bersama Lembaga-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) aasional dan internasional merayakan Hari Pengentasan Kemiskinan secara serentak hari ini (17/10) di 32 Provinsi di Indonesia.
Staf Komunikasi Kantor Perwakilan PBB di Indonesia, Maria Hulupi mengatakan PBB ingin mensosialikan tujuan pembangunan millenium (MDG's). “Saat ini belum banyak orang yang paham dan mengerti apa yang dimaksud dengan pembangunan millenium," ujarnya saat dihubungi Tempo di Jakarta, Rabu (17/10)
Ia mengatakan acara pembukaan di Monumen Nasional akan diadakan pada pukul 09.00 hingga 10.00 dihadiri oleh Gubernus DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Selain acara di Monas, kata dia, beberapa tempat lainnya akan mengadakan acara yang sama dengan jam dan waktu yang berbeda.
Di Taman Menteng sendiri, kata dia, akan diadakan acara kumpul secara simbolis sebagai upaya dan komitmen untuk mendukung pengentasan kemiskinan. Maria mengatakan selain acara itu, akan ada acara hitung mundur MDG's dan pertunjukan band yang diisi oleh Wong Pitoe dan Zeus.
Luna Maya, Duta Program Pangan Sedunia (WFP) sudah mengkonfirmasi kehadirannya pada acara yang berlangsung pukul 16.00 tersebut. Maria juga mengatakan Duta Besar Khusus PBB untuk MDG's Wilayah Asia Pasifik, Erna Witoelar akan hadir.
Sementara itu, pukul 13.00 di Atrium Senayan City, juga akan diadakan acara bangkit dan suarakan peringatan pengentasan kemiskinan sedunia. Staf Komunikasi Kantor Perwakilan PBB di Indonesia, Dessy Sekar Astina menjelaskan acara tersebut berbentuk testimoni artis dan pertunjukan musik. “Katherine Wilson, Indra Bekti, Jupiter sudah konfirm kehadiran mereka nanti siang,” ujarnya.
Pemberantasan kemiskinan merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan pembangunan millenium. Tujuan tersebut distujui secara formal oleh 189 negara pada tahun 2000. Di tahun 2015 mendatang jumlah penduduk miskin yang mencapai 39 juta rumah tangga miskin (berdasarkan Data BPS, Maret 2006) saat ini direncanakan akan berkurang setengahnya.
Untuk mencapai tujuan pembangunan milenium, Negara kaya dan miskin bekerjasama memberantas kemiskinan dan kelaparan, menjamin semua anak laki-laki dan perempuan menyelesaikan pendidikan dasar, mendukung kesetaraan jender, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, mencegah penyebaran HIV/AIDS, melindungi lingkungan hidup, dan
menciptakan kemitraan global untuk pembangunan. Dalam kemitraan tersebut, negara kaya memberi bantuan, keringanan utang, dan hubungan perdagangan dengan negara miskin.
amandra mustika megarani





