Baru Jerman yang Hapus Utang Indonesia
Rabu, 17 Oktober 2007 | 17:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional, Syahrial Loetan, mengatakan, baru Jerman yang menghapus utang Indonesia. Sedangkan negara maju lainnya masih sebatas janji. “Inggris dan Italia misalnya,” katanya ketika dihubungi Tempo, Rabu (17/10).
Menurut Syahrial, Jerman melakukan tiga tahap penghapusan utang Indonesia. Dua tahap pertama masing-masing sebesar US$ 25 juta dan tahap ketiga US$ 35 juta. Jadi, total utang Indonesia yang dihapus Jerman sebesar US$ 85 juta. Sedangkan total utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 45 miliar.
Proses penghapusan utang satu negara, kata Syahrial, tidak mudah. Negara donor meminta meminta pemerintah mengalokasikan anggaran sendiri untuk program mendasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Kemudian, negara donor mengawasi pelaksanaan program itu.Nah, jika negara donor puas atas pelaksanaan program itu, utang pun dihapuskan.
Sebetulnya, lanjut Syahrial, negara-negara maju anggota G-8 telah membuat komitmen menyisihkan 0,2 persen dari produk domestik bruto mereka untuk membantu pengentasan kemiskinan negara-negara pengutang. Komitmen itu disampaikan dalam satu konsensus Monterrey yang berlangsung di Meksiko tahun 2002 lalu. "Tapi masih banyak negara maju yang belum menepatinya," ujarnya.
PRAMONO





