Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Seleksi Calon Anggota KPU

Presiden Tidak Akan Coret Syamsul Bahri
Rabu, 17 Oktober 2007 | 20:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui tidak memiliki ruang untuk meneliti dan menolak nama anggota Komisi Pemilihan Umum yang telah diusulkan oleh panitia seleksi dan Dewan Perwakilan Rakyat.

"Begitu bunyi undang-undangnya. Bagaimanapun, ada kewenangan dan batas kewenangan presiden untuk mengambil solusi terhadap permasalahan salah satu calon anggota KPU yang dianggap memiliki masalah hukum," kata Presiden dalam konferensi pers usai melakukan inspeksi mendadak di Ancol Jakarta Utara, Rabu (17/10).

Presiden menyatakan akan menyerahkan kewenangan kepada DPR untuk melakukan tugasnya. Namun pada prakteknya, Presiden melanjutkan, “Ada isu dan masalah baru menyangkut hukum.”

Karena itu, katanya, pemerintah akan terus bekerja dan memberikan atensi yang sangat serius pada masalah hukum. "Saya sudah menugasi menteri-menteri terkait untuk mencari solusi yang baik. Tidak perlu saling salah menyalahkan," kata Presiden.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa menyatakan Presiden akan menyerahkan daftar calon anggota KPU itu pada Rabu pekan depan. Masalahnya, saat ini pemerintah memperoleh data-data baru mengenai calon anggota KPU Syamsul Bahri.

“Masukan dari Jaksa Agung, Syamsul Bahri ditetapkan sebagai tersangka. Mungkin dalam fit and proper test, data-data tersebut tidak terungkap,” kata Hatta.

Saat ini pemerintah masih melakukan komunikasi dengan DPR sebelum mengesahkan nama anggota KPU itu. Presiden, sesuai undang-undang diberi waktu lima hari kerja untuk mengesahkan nama yang telah diberikan DPR. "Masih ada waktu untuk menuntaskan masalah ini," ujar Presiden.

Komunikasi ini, kata Presiden, dilakukan secara mendalam oleh DPR, panitia seleksi dan Menteri Dalam Negeri. "Dengan demikian yang kita pilih nanti adalah pilihan yang tepat dalam beberapa hari mendatang," kata Presiden. Fanny Febiana


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Bisa Coret Syamsul Bahri Dari Daftar Calon Anggota KPU
Diundang Rapat Tak Datang, DPR Desak Reformasi Kesekretariatan KPU
21 Calon Anggota KPU Diumumkan
Akademisi Dominasi Calon Anggota KPU

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk109683 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< October,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data