|
Kalla: Turunkan Tensi Politik
Kamis, 18 Oktober 2007 | 00:42 WIB
TEMPO Interaktif, Palembang:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar masyarakat dan tokoh politik menurunkan tensi politik.
"Sudah tidak ada waktu lagi bertengkar, saatnya berbicara tentang kemajuan bangsa," kata Kalla saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Rabu malam (18/10).
Menurut dia, untuk mengurangi tensi politik dirinya telah mengunjungi semua mantan pemimpin bangsa seperti Megawati Soekarnoputri, Soeharto, BJ Habibie dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). “Ya, bukan apa-apa, supaya jangan ada gosip-gosip lagi.”
Kalla mencontohkan, tensi politik sempat naik ketika dirinya memberikan pernyataan soal mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tanjung. "Akhirnya selesai setelah kami peluk-pelukan."
Begitu juga dengan Gus Dur yang sempat akan menuntutnya.
“Saya datangi dan jabat tangan, selesai.”
Ketua Umum Golkar tersebut berharap tensi politik di daerah juga diturunkan menjelang pilkada. “Seperti di daerah saya, selama dua tahun gubernur dan wakilnya berseteru. Kalau salah seorang pasang foto, yang lain juga pasang foto."
Semestinya para kepala daerah memberikan contoh kepada masyarakat untuk tidak berseteru apalagi menjelang pilkada “Sepertinya, dunia ini dari pilkada ke pilkada.”
Kalla juga meminta aturan soal Pilkada diubah. "Tidak ada di dunia negara seperti kita yang setiap lima tahun sekali lima kali orang pergi ke TPS."
Untuk itu, kata Kalla, sebagai ketua partai dirinya akan mendorong agar dalam rancangan UU Politik diatur soal pelaksanaan pemilu secara serentak. ARIF ARDIANSYAH .
INDEKS BERITA LAINNYA :
|