|
DPR Minta Presiden Segera Lantik Enam Calon Anggota KPU
Sabtu, 20 Oktober 2007 | 22:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua DPR Agung Laksono meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera melantik calon anggota Komisi Pemilihan Umum yang sudah lolos fit and proper test.
"Kami minta yang dilantik adalah anggota yang kredibel dan sesuai dengan undang-undang hukum," ujarnya sebelum acara Syukuran dan Halal Bihalal Ulang Tahun Partai Golkar di Kawasan Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/10) malam.
Jika ada calon anggota KPU yang dianggap bermasalah, kata Agung, sebaiknya ditunda pelantikannya. Calon anggota yang dimaksud adalah Syamsul Bahri, yang diduga terbelit kasus korupsi dana Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dua tahun lalu.
Agung membantah kalau dikatakan Partai Golkar meminta agar Presiden tetap melantik Syamsul. "Kami justru ingin agar anggota KPU yang bertugas dengan undang-undang baru itu semuanya kredibel," ujar Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ini.
Anggota Komisi Pemerintahan DPR Ferry Mursyidan Baldan menganggap bahwa Presiden bisa menngambil jalan tengah dalam situasi ini dengan melantik enam dari tujuh anggota terlebih dahulu.
Tapi solusi ini tidak membatalkan keanggotaan Syamsul Bahri. "Pelantikannya ditunda sampai persoalannya selesai," ujarnya. Raden Rachmadi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|