Menteri Perhubungan: Perusakan Rel Kereta di Solo Sabotase

Selasa, 23 Oktober 2007 | 23:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan aksi perusakan rel kereta api di Solo, Jawa Tengah, adalah tindakan sabotase.

"Jelas, itu upaya membuat kereta terguling," katanya usai rapat koordinasi di kantor Departemen Keuangan, Selasa (23/10).

Sebab itu, Jusman menyerahkan tindak lanjut kasus itu ke pihak kepolisian. Ia mengharapkan penyidikan juga bisa mencakup pengungkapan motif dan pelaku aksi tersebut. "Harus diburu terus," ujarnya.

Pada Minggu (21/10), sekitar pukul 22.15, terjadi pelepasan penambat rel (pandrol) kereta sepanjang 60 meter antara Stasiun Kalioso - Solo (kilometer 101 + 9/0). Penambat tidak dibawa dan hanya diletakkan di sekitar lokasi.

Direktur Utama PT Kereta Api Ronny Wahyudi menginstruksikan pelaksana operasi kereta api bersiaga penuh. "Jelas indikasinya sabotase," katanya.

Kesiagaan itu dimaksudkan untuk menjamin keamanan lintas kereta api. Masinis juga diminta agar berhati-hati dan waspada bila menemui ada kelainan pada jalur yang dilintasi.

Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Nur Hamidi meminta partisipasi masyarakat untuk memantau aset kereta, terutama jalur kereta api. "Tenaga pengamanan internal dan aparat polisi terbatas," ujarnya. Harun Mahbub

TOPIK






Komentar Anda

Kirim