Presiden Sempat Temui Mbah Ronggo di Pengungsian
Rabu, 24 Oktober 2007 | 21:56 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri:
Di sela-sela kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke lokasi pengungsian warga lereng Gunung Kelud di Desa Segaran, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (24/10) petang, orang nomor satu di Indonesia itu menyempatkan menemui dan menyalami Mbah Ronggo, juru kunci Gunung Kelud yang sehari sebelumnya sempat menghilang dari pengungsian.
Begitu memasuki Balai Desa Segaran, yang juga dijadikan tempat penampungan pengungsi, Presiden melihat sosok Mbah Ronggo berada di tengah-tengah pengungsi. Usai menyalami ibu-ibu, Presiden langsung menuju ke tempat Mbah Rongggo duduk dan menyalaminya. Mereka terlihat sempat berdialog beberapa saat. Namun tidak jelas apa isi pembicaraannya.
Tempo yang saat itu berada di belakang Presiden sempat mendengar Kepala Negara minta agar Mbah Ronggo ikut memberi pemahaman kepada warga agar sabar dan tetap bertahan di pengungsian. "Saya titip warga di sini agar selalu diberi pemahaman tentang pentingnya menyelamatkan diri. Saya yakin Mbah Ronggo bisa melakukan itu," kata Presiden.
Usai ditemui Presiden, lelaki berusia 64 tahun yang terlahir bernama Parjito itu mengaku akan menjalankan amanat Presiden dan akan selalu menemani warga di pengungsian. Menurutnya, sikap Presiden sangat baik dan terkesan menghargai pendiriannya selama ini.
"Pak Presiden hanya menitipkan pesan agar saya ikut menjaga seluruh warga di Gunung Kelud. Dan saya akan berusaha mengemban amanat itu sebaik mungkin," kata juru kunci yang sempat dievakuasi paksa aparat karena menolak diungsikan dari rumahnya itu.Dwidjo U. Maksum





