Satu WNI Mengalami dirampok di Australia

Selasa, 30 Oktober 2007 | 16:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Departemen Luar Negeri Kristiarto Soewiryo Legowo, membenarkan bahwa ada seorang mahasiswa asal Indonesia yang mengalami perampokan di Melbourne, Australia. "Kita sudah dengar bahwa ada satu WNI yang mengalami musibah perampokan di Australia," kata Kristiarto seusai pertemuan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dengan KKP di Gedung Pancasila Deplu, Selasa (30/10).

Andi Syafrani, mahasiswa S2 di Victoria Univercity Melbourne ini dirampok oleh warga negara Australia kemarin. Dalam perampokan tersebut, Andi mengalami kekerasan yang mengakibatkan luka-luka ditubuhnya.

Saat ini Andi sedang dirawat di rumah sakit di Melbourne. Kasusnya telah ditangani oleh aparat keamanan setempat. "dan saat ini pihak aparat keamanan sedang menunggu kesiapan Andi untuk diidentifikasi," kata Kristiarto.

Konsulat Melbourne, kata dia, telah menjenguk Andi di rumah sakit dan menyampaikan bahwa Andi bisa meminta bantuan apapun kepada konsulat RI di Melbourne. Berdasarkan laporan dari konsulat di Melbourne, kata Kristiarto, musibah yang menimpa Andi ini murni kriminal.
TITIS SETIANINGTYAS






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: