Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

1,9 Miliar Warga Dunia Akan Alami Krisis Air
Selasa, 30 Oktober 2007 | 20:50 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Perubahan iklim akibat pemanasan global diperkirakan menyebabkan 1,9 miliar penduduk dunia, khususnya negara berkembang, akan mengalami krisis air.
Sektor pertanian akan mengalami penurunan sekitar 90 persen di akhir abad ini jika tidak ada terpadu secara internasional

Laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyebutkan, dampak krisis air terburuk dirasakan di negara berkembang yang tersebar di kawasan Asia dan Afrika. Diperkirakan 130 juta warga Asia tahun 2050 akan mengalami krisis air dan tahun 2080 1,8 miliar warga Afrika juga mengalami hal serupa.

“Jika tidak ada penanggulangan, perubahan iklim karena pemanasan global ini tidak hanya merusak ekonomi manusia, tetapi juga menghilangkan kehidupan,” kata Direktur Jendral Kerjasama Multilateral Departemen Luar Negeri, Rezlan Ishar Jenie, dalam Lokakarya Pelatihan Pengembangan Teknik Adaptasi terhadap Perubahan Iklim Untuk Kawasan Asia dan Afrika, di Yogyakarta, Selasa (30/9).

Lokakarya tersebut diikuti oleh 60 peserta dari 50 negara dari kawasan Asia dan Afrika, dan Indonesia diwakili oleh 10 peserta. Acara tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas para pakar dan anggota tim nasional dari negara Asia-Afrika dalam merumuskan strategi nasional untuk adaptasi perubahan iklim dan mengoptimalkan bantuan dana adaptasi (Adaptation Fund).

Lokakarya tersebut merupakan tindak lanjut dari New Asian-African Strategic Partnership (NAASP) yang merupakan hasil kesepakatan Pertemuan Puncak Asia-Afrika 2005 di Bandung. Lokakarya ini juga sebagai persiapan pertemuan konvensi internasional perubahan iklim PBB yang akan berlangsung di Bali pada 3-14 Desember 2007.

Berdasar laporan terakhir IPCC, krisis air dan kekeringan tersebut juga berdampak fatal terhadap hasil pertanian yang akan mengalami penurunan sampai 90 persen pada akhir abad ini.(muh. syaifullah)

Dari Arsip Majalah TEMPO
Sampah Beracun dari Seberang | 04 April 2005
Surga Bekantan yang Hilang | 21 Maret 2005
Sungai-sungai yang Kalah | 14 Maret 2005
Dari Siak yang Sekarat | 14 Maret 2005
Menggugat Tanggung Jawab Newmont | 14 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Kisah Racun Berkedok Pupuk | 21 Pebruari 2005
Bajaj? Nehi, Nehi... | 14 Pebruari 2005
Bernapas Lega di Jakarta | 14 Pebruari 2005
Menuju Jakarta Bebas Rokok | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jakarta Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Warga Diminta Waspadai Penggelontoran Limbah
PBB Harapkan Terobosan di Bali
2008 Polisi Razia Uji Emisi Kendaraan
Dari Penggilingan Bola Dunia Hingga Ceramah Digelar
Thamrin-Sudirman Tertutup Bagi Kendaraan Pribadi
Warga Sumatera Utara Tolak Peluasan Lahan PTPN IV
Presiden Yudhoyono Akan Bertemu Presiden Brasil
Pencurian Terumbu Karang di Situbondo Marak
"Isu Pemanasan Global Bisa Kita Hadapi Tanpa Amerika"
> selengkapnya...

Referensi

Keppres RI Nomor 10/2000 tentang Badan Pengendalian Dampak Lingkungan
UU No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup
Inpres RI No. 3 Tahun 2000 Tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Pertambangan Tanpa Izin
> selengkapnya...

Website

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
Kementerian Lingkungan Hidup
Illegal Logging Response Center
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
PT Freeport Indonesia
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk110414 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< October,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data