Pesawat Tempur TNI Angkatan Udara Belum Bisa dievakuasi
Rabu, 31 Oktober 2007 | 14:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana TNI AU untuk mengevakuasi pesawat tempur jenis Hawk 200 milik TNI AU yang terbalik di ujung landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK II), Selasa (30/10) kemarin, terpaksa ditunda akibat hujan yang mengguyur Pekanbaru sejak sore hingga, Rabu (31/10) pagi. Jika hari ini cuaca mendukung, evakuasi akan dilakukan malam nanti.
"Rencananya tadi malam sudah dievakuasi, namun dari sore sampai pagi hujan terus mengguyur, jadi tak bisa dilakukan proses evakuasi," ujar Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Pekanbaru Mayor Penerbang Dede N di Pekanbaru, Rabu (31/10).
Diharapkan evakuasi bisa dilakukan malam nanti, tapi dengan catatan tidak terjadi hujan lagi. Alasan Pemilihan waktu evakuasi pada malam hari, menurut Dede agar proses evakuasi tidak mengganggu jadwal penerbangan komersil di Bandara SSKII. "Kalau dilakukan pada siang hari pasti akan mengganggu jadwal penerbangan, kita tidak mau menganggu aktivitas penerbangan komersial," ujarnya.
Sedangkan dugaan awal penyebab kecelakaan, sampai saat ini belum diketahui penyebabnya. "Penyebab kecelakaan belum bisa diketahui. Tim masih melakukan penyelidikan. Kita masih menunggu hasil penyelidikan dari tim Mabes AU," tambah Dede mengakhiri. Bobby Triadi





