Swasta Diperlukan untuk Terapkan SJSN
Kamis, 01 November 2007 | 17:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Profesor Hasbullah Thabrany, menilai pemerintah perlu melibatkan sektor swasta dalam penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional.
"Kalau pemerintah saja yang berperan, pelayanan untuk masyarakat tak akan maksimal," katanya usai seminar "Implementasi Sistem Kesehatan Nasional: Kemitraan Sektor Publik dan Swasta" di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis.
Dengan dilibatkannya pihak swasta, kata Hasbullah, masyarakat pun memiliki pilihan berobat ke berbagai tempat. Selama ini, partisipasi masyarakat terhadap sektor kesehatan masih sangat rendah. Rendahnya partisipasi ini mengakibatkan sektor kesehatan masyarakat tak maju. Misalnya, saat ini angka kematian ibu di Indonesia tertinggi di Asia Tenggara.
Tapi, lanjut dia, sektor swasta baru bisa dilibatkan setelah pemerintah menetapkan standar tarif. "Pemerintah bisa mengaturnya melalui Peraturan Pemerintah."
Sebelumnya, pemerintah juga telah menetapkan standarisasi tarif yang berlaku per 1 September untuk semua kelas 3 di rumah sakit pemerintah. Sayangnya, banyak rumah sakit tak menerapkan standarisasi tarif ini karena penentuan tarif selama ini ditetapkan oleh pihak rumah sakit dengan pemerintah daerah. Pemerintah pusat tak bisa memaksakan standarisasi tarif karena adanya otonomi daerah. PRAMONO





