Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Yudhoyono Tak Tanggapi Komite Bangkit Indonesia
Kamis, 01 November 2007 | 20:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganggap tidak perlu menanggapi dibentuknya Komite Bangkit Indonesia. "Nggak apa-apa, ini bagian dari demokrasi. Rakyat bisa menilai sendiri," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Alfian Mallarangeng di Jonggol kemarin.

Presiden, kata Andi, bukan pengamat politik. Yudhoyono tak harus menanggapi gerakan tokoh politik lain. Presiden, kata dia, berfokus bekerja dalam dua tahun akhir masa pemerintahan.

"Ada yang mau mulai tebar pesona, kiri kanan kampanye dini pun, silakan aja,” kata Andi. “Ini negara demokrasi.”

Andi membantah Presiden selama ini tebar pesona. "Oh nggak. Tugasnya disumpah menjalankan amanat rakyat menjalankan pemerintahan," kata Andi.

Dua hari lalu, pakar ekonomi Rizal Ramli membentuk Komite Bangkit Indonesia. Sejumlah tokoh yang hadir menyerukan jalan baru memajukan Indonesia. Mereka yang hadir antara lain, bekas Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais, Bekas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Tandjung, Bekas Wakil Presiden Try Sutrisno, dan Bekas Panglima ABRI Wiranto.

L FANNY FEBIANA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk110602 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Emas Pertama Untuk Aceh
Penerimaan Negara Lampaui Target
Polisi Duga Ada Penyimpangan BBM di Jambi
Banjir, Longsor dan Puting Beliung Landa Balikpapan, 2 Tewas
Peringkat idA Minus Buat Trimegah dan Obligasinya

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data