Presiden Setuju Timor Leste Gunakan Pulau Batek
Selasa, 06 November 2007 | 19:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setuju Pulau Batek digunakan masyarakat Timor Leste untuk tempat peribadatan. "Presiden setuju untuk pengaturan yang luwes. Yang harus digarisbawahi tidak ada sengketa pulau itu," kata Juru bicara Kepresidenan Dino Pati Djalal kepada pers bersama Presiden Parlemen Timor Leste usai bertemu Presiden Yuhoyono di kantor kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/11).
Dino mengatakan, pemerintah Timor Leste secara resmi meminta penggunaan Pulau Batek itu kepada pemerintah Indonesia.
Menurut Presiden Parlemen Timor Leste, Fernando Lasama de Arauju, pemerintahnya mengakui Pulau Batek bagian dari wilayah Indonesia. "Yang kami bicarakan tadi
masyarakat Timor Leste bisa bebas memanfaatkan Pulau
itu menjadi tempat peribadatan dan Presiden
Yudhoyono setuju," kata Fernando.
Sebelumnya, parlemen Timor Leste berencana membuat undang-undang untuk mengatur penggunaan Pulau Batek. Soalnya, pulau ini sudah digunakan sejak zaman nenek moyang mereka dulu untuk ritual keagamaan.
SUTARTO





