Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Gelar Pahlawan Nasional untuk AK Gani, Ide Anak Agung Gde Agung, Moestopo, Slamet Riyadi
Kamis, 08 November 2007 | 19:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memberi gelar Pahlawan Nasional kepada empat pejuang kemerdekaan Indonesia yakni Adnan Kapau Gani, Ide Anak Agung Gde Agung, Dr Moestopo, dan Ignatius Slamet Riyadi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengeluarkan surat keputusan tentang pemberian gelar pahlawan nasional itu pada Jumat (9/11).

Pemberian gelar kepahlawanan itu atas usulan masyarakat yang diteruskan ke tingkat kabupaten, kota, provinsi, Departemen Sosial, Badan Pembina Pahlawan Pusat, dan akhirnya disetujui presiden.

Almarhum Mayor Jenderal dr.Adnan Kapau Gani berjasa atas perjuangannya melawan penjajahan Jepang di organisasi Partindo, Indonesia Muda, Gerindo, GAPI dan PNI. Ia aktif memasang bendera merah putih, spanduk dan poster di Palembang untuk membangkitkan semangat rakyat memperjuangkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pemuda asal Sumatera Selatan ini pernah menjabat sebagai koordinator Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Wakil Menteri Pertahanan wilayah Sumatera. Gani yang telah mendapat anugerah Bintang Mahaputera Adipradana di tahun 1995 juga dikenal atas jasanya membangun fasilitas pendidikan tinggi, infrastruktur dan industri di Sumatera Selatan.

Almarhum Ide Anak Agung Gde Agung berjasa dalam perjuangan politik Indonesia ke Konferensi Meja Bundar di DenHaag, Belanda. Perundingan itu menjadi penting bagi Indonesia. karena Belanda menyerahkan kedaulatan dan mengakui kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya. Ide Anak Agung Gde Agung telah memperoleh bintang mahaputera adipradana pada Agustus 1995.

Adapun almarhum Mayor Jenderal Dr. Moestopo dari Jawa timur memperoleh gelar pahlawan nasional dan bintang mahaputera adipradana tahun ini atas jasanya memimpin pasukan melawan sekutu yang mendarat di Surabaya. Ia melakukan aksi massa ke pusat komunikasi komando pertahanan Jawa Timur dan berseru kepda rakyat Surabaya untuk menghadapi kedatangan pasukan Inggris dan NICA.

Almarhum Brigadir Jenderal Ignatius Slamet Riyadi dari Jawa Tengah memperoleh gelar kepahlawanan dan bintang mahaputera adipradana tahun ini atas perjuangannya mempertahankan kemerdekaan, memimpin pemuda melawan agresi militer belanda. Slamet Riyadi juga menghadapi penumpasan PKI di Madiun, APRA di Sulawesi dan pemberontakan RMS di Ambon.

Amandra Mustika Megarani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk111140 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

13.329 Pejabat Fungsional Kabupaten Malang Belum Terima Rapelan
Jumlah Orang Miskin Penderita Sakit Ginjal Bertambah
Polisi Segel Rumah Keluarga Yang Dibantai
Wakil Bupati Ciamis Diberhentikan
Tentara Aniaya Wartawan

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data