Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Pastikan Demokrasi Permanen di Indonesia
Senin, 12 November 2007 | 12:05 WIB

TEMPO Interaktif, Nusa Dua:Setelah sukses menggelar dua kali pemilu dan melakukan sejumlah pergantian presiden secara damai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yakin demokrasi akan permanen di Indonesia. Situasi itu membantah ramalan bahwa bangsa ini akan pecah bila menerapkan demokrasi.

“Demokrasi sudah sampai pada titik tanpa kemungkinan kembali ke belakang,” tegasnya usai menerima Medali Demokrasi dari Asosiasi Internasional Konsultan Politik (IAPC) di Nusa Dua, Bali mewakili bangsa Indonesia, Senin (12/11).

Indikasi lain, Presiden melanjutkan, perubahan fundamental Kpolitik Indonesia akibat pemilu nasional dan lokal, reformasi TNI sebagai kekuatan pertahanan. Meskipun sejumlah jajak pendapat menunjukkan turunnya kepercayaan kepada para politisi, lembaga dan kebijakan politik, tetapi kepercayaan masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi tidak pernah tergoyahkan.

Menurut Presiden, Indonesia telah membuktikan sebesar apapun populasi suatu bangsa, sulitnya kondisi geografi, keberagaman etnik, demokrasi akan dapat tumbuh. “Itu ádalah pelajaran yang unik dari demokrasi yang kami miliki,”tegasnya.

Sementara itu Chairman IAPC Ben Goddard menyatakan, penghargaan bagi Indonesia karena negara ini telah menunjukkan komitemen kepada demokrasi. Indonesia sukses menyelenggarakan pemilu terbesar di dunia secara damai. Bangsa ini pun, tegas dia, membuktikan bahwa Islam bisa sejalan dengan demokrasi.

Pemberian medali untuk suatu bangsa merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh IAPC. Sebelumnya, medali diberikan lepada tokoh-tokoh yang dianggap berjasa mengembangkan demokrasi. Antara lain mantan Presiden Philipina Corazon Aquino, mantan Presiden AS Jimmy Carter, mantan Presiden Uni Sovyet Mikhail Gorbachev, dan mantan PM Inggris Margareth Thacher. Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Buka Konferensi Konsultan Politik di Bali
Indonesia Bantu Atasi Krisis Listrik Dili
Masyarakat Berduyun-duyun Bersalaman dengan Presiden
PBB Harapkan Terobosan di Bali
Presiden Ajak Peneliti Lakukan Terobosan Teknologi Nuklir
Presiden Rapat Tertutup Dengan Bupati Sidoarjo
Mahasiswa Kecewa Amien Rais Melunak
Amien Rais Tak Gubris Permintaan Kalla
Presiden dan Purnawirawan TNI-Polri Sarapan Pagi Bersama
Presiden Pimpin Rapat Terbatas di Istana Tampak Siring
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk111350 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< November,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data