|
Kalimantan Tengah Minta Rencana Penjualan Karbon Disosialisasikan
Rabu, 14 November 2007 | 14:01 WIB
TEMPO Interaktif, Palangkaraya:Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang mendesak pemerintah pusat segera mensosialisasikan konsep penjualan karbon (Carbon trading) di lahan gambut dan hutan. Konsep tentang hal ini menjadi salah satu isu yang akan dibahas dalam konferensi perubahan iklim di Bali, Desember.
Ia menyampaikan desakan itu karena mendapat informasi, hutan dan gambut di wilayahnya bersama Riau, Kalimantan Barat dan Timur, Papua, serta Sumatrra Selatan termasuk yang akan ditawarkan oleh pemerintah pusat kepada investror.
"Padahal hingga saat ini kami belum mendapat penjelasan jika hutan akan dikavling-kavling untuk dijual," kata Teras.
Sebelum hal itu diberlakukan, pihaknya ingin mengetahui konsep bagi hasil dari penjualan karbon itu. "Jangan seperti izin HPH, pusat yang keluarkan sementara daerah hanya sedikit mendapatkan bagian," ujarnya.
Di Kalimantan Tengah, luas hutannya diperkirakan mencapai 5 juta hektar. Dari jumlah itu, 3 juta hektar diantaranya merupakan lahan gambut. Daerah gambut terbanyak terdapat di areal eks Lahan gambut sejuta hektar di Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Barito Selatan dan Kota Palangkaraya. Karana W.W
INDEKS BERITA LAINNYA :
|