|
Wakil Presiden Jajaki Kerjasama dengan Dubai
Sabtu, 17 November 2007 | 22:57 WIB
TEMPO Interaktif, Riyadh: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan akan mencoba bekerjasama dengan Dubai, Uni Emirat Arab, untuk mengembangkan Batam, kawasan wisata di Lombok, dan industri aluminium.
Wakil Presiden, dalam perjalanan menuju Riyadh untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), transit di Mumbai, India, dan Dubai, Uni Emirat Arab.
Di Mumbai, pesawat pesawat khusus jet Premair BJL-600 yang meninggalkan Jakarta pada Jumat (16/11) pagi itu hanya berhenti sebentar untuk mengisi bahan bakar. Sedang di Dubai, Kalla menginap semalam sebelum melanjutkan ke Riyadh.
Sabtu paginya, Kalla menuju Kawasan Ekonomi Bebas Dubai di Jebel Ali. "Kita mencoba bekerjasama dengan mereka dalam upaya mengembangkan Batam," kata Kalla melalui sambungan telepon internasional kepada para wartawan yang menunggunya di Riyadh.
"Luar biasa bagusnya kawasan itu," katanya kagum.
Bentuk detail kerjasamanya belum dibahas. "Kami masih saling berbagi pengalaman,dan mereka sangat antusias."
Menurut Wakil Presiden, dia juga tertarik membangun kontak dengan Dubai Alumunium (Dubal), salah satu raksasa alumunium dunia. Ini berkaitan dengan rencana mencari pembanding kerjasama pengelolaan industri alumunium di Indonesia, yang selama ini dibikin dengan Jepang lewat proyek Inalum di Asahan, Sumatera Utara--yang sampai kini belum menguntungkan itu.
Selain itu, kata Kalla, kita juga sedang bernegosiasi dengan Emaar Corp, perusahaan properti kenamaan dan terbesar di Dubai yang membangun kawasan resor dan gedung jangkung berarsitektur supermewah di sini.
Emaart tertarik membangun kawasan resor di Lombok Tengah. "Kita sudah bernegosiasi selama enam bulan dan rencananya kontrak pembangunannya diteken Desember nanti," kata Kalla.
Investasi proyek ini diperkirakan menelan Rp 10 triliun untuk lima tahun pertama. "Kawasan itu ke depan bagus untuk pariwisata dan detil kontraknya sedang dalam penyelesaian," kata Kalla.
WMU
INDEKS BERITA LAINNYA :
|