Target Suara Golkar Dinilai Terlalu Tinggi

Sabtu, 24 November 2007 | 09:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari menilai target suara yang dipatok Partai Golkar dalam pemilu 2009 sebesar 30 persen terlalu tinggi.

"Suara golkar pada pemilu 2004 lalu hanya sekitar 20 an persen suara," kata Qodari melalui sambungan telepon, Sabtu (24/11).

Dia menambahkan angka itu masih bisa digenjot dengan sisa waktu menjelang pemilu. "Target itu masih bisa dikejar melalui persiapan yang cukup," katanya. Hal itu bisa dilakukan dengan konsolidasi partai dan pembenahan sistem dalam pemenangan pemilu.

Terkait rencana penghapusan sistem konvensi, dia mengatakan hal itu akan berdampak baik. "Sistem konvensi itu susah diprediksi, suara di tingkat bawah terlalu cair. Bisa muncul calon yang kurang populer," katanya.

Selain itu, kata dia, sistem ini akan menghabiskan banyak tenaga dan biaya. "Jago-jago itu akan teler sebelum bertanding pada pemilu," katanya. Dia mengakui sistem konvensi ini bisa mendongkrak citra positif partai Golkar.

Menurut Qodari, sistem yang tepat adalah mengkombinasikannya dengan survey. Hal ini dilakukan dengan memperbesar variabel pada DPD tingkat I, DPD tingkat II dan organisasi sayap. "Sistem ini sudah diterapkan pada pilkada oleh Golkar daerah," katanya.

Eko Ari Wibowo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: