Calon Presiden dari Golkar Dipilih Setelah Pemilu Legislatif

Minggu, 25 November 2007 | 07:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Golongan Karya (Golkar) akan lakukan Konvensi Nasional Partai untuk menetapkan calon Presiden setelah Pemilu legislatif.

"Penetapan calon presiden setelah pemilu legislatif," ujar Ketua Pengurus Pusat Partai Golkar Anton Lesiangi seusai Rapat Pimpinan Nasional di Hotel Borobudur, Jakarta, tadi malam.

Menurut Anton, penetapan calon presiden seharusnya dilakukan melalui musyawarah nasional. Tetapi, Munas baru diadakan setelah pemilihan presiden. Sehingga, direncanakan rapat pimpinan khusus tiga bulan sebelum pemilihan presiden.

Ia menjelaskan, dalam Partai Golkar ada tiga forum untuk yang dapat menentukan, yaitu rapat pleno, rapim dan yang tertinggi Munas. Hanya, rapat pleno tidak dapat untuk melakukan penetapan calon presiden.

Dalam penetapan calon presiden, Golkar menetapkan 10 nama calon, yang terhadap semuanya akan dilakukan survei dari lembaga luar partai.

l Bayu Pamungkas WP






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: