Agung Mengaku Belum Terima Surat Penggantian Panglima TNI
Senin, 26 November 2007 | 12:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua DPR Agung Laksono menyatakan belum menerima surat dari pemerintah terkait penggantian Panglima TNI. "Sampai sekarang surat dari presiden belum saya terima. Meski pun tadi malam saya ketemu Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa katanya hari ini dikirim. Isinya saya belum tahu," kata Agung beberapa menit lalu di ruang kerjanya, Senin (26/11).
Agung mengatakan penentuan kriteria Panglima TNI pengganti Marsekal Djoko Suyanto harus berdasarkan undang-undang. Mekanismenya, ujarnya, presiden mengajukan nama. Selanjutnya, DPR melakukan semacam fit and proper test.
Dia mengakui tidak memiliki kriteria khusus untuk Panglima TNI nantinya. Begitu juga, asal kesatuan calon panglima. "Tidak ada kriteria tambahan. Tidak masalah dari Angkatan Darat, Laut, maupun Udara. Sepanjang menurut presiden layak," katanya.
Menurut Agung, anggota Komisi Pertahanan DPR boleh saja mengusulkan KASAD Joko Santoso sebagai kandidat Panglima TNI. Namun, keputusan calon pengganti merupakan kewenangan Presiden Yudhoyono. "Boleh saja mengusulkan. Namun saya percaya presiden akan memutuskan kriteria berdasarkan undang-undang," katanya. KURNIASIH BUDI





