PPP Ajak PDIP Berkoalisi pada 2009

Senin, 26 November 2007 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Persatuan Pembangungan akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009. "Saya kira tidak salah PPP menjemput bola," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/11).

Untuk semantara, PPP masih menunggu sinyal lebih kuat dari PDI Perjuangan untuk berkoalisi. Kedua partai ini belum resmi menyatakan koalisi. Hubungan kedua partai politik masih sebatas balas membalas kunjungan pengurus pusat.

PPP sampai saat ini belum sepenuhnya memahami maksud dari PDI Perjuangan. "Karena belum ada pembicaraan mendalam mengenai itu," kata Suryadharma.

Pada libur Idul Fitri lalu, Suryadharma dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung saling berkunjung. Semula Pramono mendatangi kantor pusat PPP, lalu dibalas Suryadharma dengan menemui Ketua Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan Taufik Kiemas.

"Lalu kemarin saya mendengar, benar atau tidak saya tidak tahu, PDIP berminat berkoalisi dengan PPP dan Partai Amanat Nasional," kata Suryadharma.

Hingga saat ini, kata Suryadharma, PPP belum menerima undangan dari PDIP. "Jadi PPP selalu terbuka dengan komunikasi politik dengan partai manapun, siapapun," kata Suryadharma.

Koalisi permanen, kata Suryadharma, merupakan suatu ikatan hubungan yang di dalamnya ada misi, tujuan, dan target yang hendak dicapai bersama. Termasuk, kata dia, pembagian risiko dalam artian beban pekerjaan dan dampak dari pekerjaan itu sendiri.

Bangsa Indonesia, kata Suryadharma, memerlukan kebersamaan dan persatuan untuk mengatasi masalahnya. "Jadi kami sangat terbuka untuk komunikasi," kata Suryadharma.

FANNY FEBIANA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: