26 Pelaut Indonesia Diduga Tewas di Laut Taiwan
Kamis, 29 November 2007 | 07:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 26 pelaut Indonesia diduga tewas setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di pantai Utara Taiwan, rabu kemarin. Aparat penjaga pantai Taiwan saat ini meluncurkan pencarian besar-besaran lewat laut dan udara, setelah menerima signal terakhir dari kapal nahas tersebut.
Kantor berita Prancis AFP melaporkan bahwa salah satu korban berhasil diselamatkan. Laporan itu ddasarkan salah satu tayangan gambar di televisi lokal Taiwan, yang memperlihatkan penjaga pantai menyelamatkan salah satu korban dari laut.
Ho Wen Chih, salah satu pejabat dari kementerian transportasi Taiwan, menyatakan khawatir korban lain tak terselamatkan mengingat cvuaca buruk yang menimpa negaranya beberapa hari terakhir. "Saya khawatir yang lainnya tewas, Kemungkinan bertahan hidup di laut saat cuaca buruk seharian penuh amatlah rendah," kata dia seperti dikutip AFP.
Salah satu pelaut yang berhasil diselamatkan mengaku pada penyelamatnya (Penjaga pantai Taiwan) bahwa kapalnya oleng dan tenggelam setelah lima menit sebelumnya terhantam gelombang. Limpahan air dahsyat itu menerpa kapal serta kemudian memasuki kabin-kabin. Korban selamat yang lantas menceritakan kesaksiannya pada penjaga pantai Taiwan itu mengaku berada di dek kapal saat dihantam badai, sebelum kemudian ia terlempar ke laut.
"Berikan sinyal gawat darurat, kapal bakal tenggelam," ujar Jeffrey Tsao, pejabat kementerian transportasi taiwan yang lain, menirukan kesaksian sang pelaut.
Kecelakaan itu terjadi saat kapal mengarah ke Tianjin, salah stau pelabuhan di Cina. Kapal berbendera Panama yang belum diketahui namanya itu mengangkut bijih besi dari Indonesia. Penjaga pantai menyatakan pencarian sisa korban tak akan dihentikan selama 6 hari kedepan.
AFP | FERY FIRMANSYAH





