|
Presiden dan DPR Gelar Prakonsultasi Soal Syamsul Bahri
Kamis, 29 November 2007 | 20:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan DPR menggelar rapat prakonsultasi mengenai anggota Komisi Pemilihan Umum Syamsul Bahri di kantor presiden Kamia malam ini (29/11).
"Rapat mengagendakan untuk membicarakan soal Syamsul Bahri nantinya. Baru semacam prakonsultasi," kata Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa.
Hal yang akan dibahas antara lain materi masalah dan rencana waktu konsultasi. Rapat prakonsultasi ini, kata Hatta, dihadiri oleh pimpinan DPR dan pimpinan Komisi II. Sedangkan rapat konsultasi nantinya akan diikuti oleh pimpinan DPR, pimpinan fraksi, dan pimpinan komisi terkait.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo Adi Sucipto; Ketua DPR Agung Laksono; Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno; serta Sekretaris Jenderal DPR Faisal Djamal tampak menghadiri rapat yang dimulai pukul 19.30 WIB.
Rapat pembicaraan awal ini, kata Hatta, tidak akan mengambil keputusan mengenai status Syamsul Bahri. "Baru awal untuk membicarakan agenda, waktunya, dan sebagainya. Konsultasi kan tidak membuat satu ikatan," kata Hatta.
Rapat yang menurut Hatta diminta oleh DPR ini adalah hasil dari Badan Musyawarah yang menyampaikan kepada presiden untuk melakukan rapat konsultasi.
Sementara itu, Agung Laksono mengatakan konsultasi tersebut untuk membicarakan anggota KPU Syamsul Bahri yang belum dilantik Presiden karena tersandung masalah korupsi. Pertemuan tersebut untuk menyepakati jadwal rapat konsultasi antara Presiden, DPR, dan komisi terkait.
Agung Laksono belum mau mengatakan sikap DPR terkait Syamsul Bahri. "Mari kita lihat pada saatnya, saya tidak bisa melampui pertemuan konsultasi tersebut," ujar Agung sebelum mengikuti rapat konsultasi tersebut.
Menurut Agung, kasus Syamsul harus cepat dicarikan jalan keluarnya. "Justru dipandang sangat berat dan perlu langkah cepat, kami datang ke sini mencari waktu, mengenai pokok-pokok pembicaraan dan tentang lain-lainnya," kata dia. Fanny Febiana | Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|