Departemen Kesehatan Belum Tahu Kabar Warga Papua Tewas Kelaparan

Jum'at, 30 November 2007 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Biro Humas Departemen Kesehatan Lily Sulistyowati mengaku dirinya belum mendengar kabar adanya warga Papua yang tewas karena Kelaparan.

"Wah, saya harus crosscheck kebenarannya dengan dinas setempat," ujarnya saat dihubungi Tempo, Jum'at malam (30/11).

Sebelumnya, Kepala Sub Dinas Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua, Roby Kayame, mengatakan jatuhnya 16 korban tewas akibat kelaparan di Distrik Duma Dame, merupakan buntut dari perang suku yang berlangsung sejak enam bulan lalu di wilayah tersebut.

"Karena perang berkepanjangan, warga dari kedua suku takut keluar wilayah,” kata Roby melalui telepon kepada Tempo. “Mereka tidak bisa kemana-mana dan tidak sempat berkebun, sehingga kelaparan."

Roby menjelaskan, saat ini dua anak yang menderita busung lapar sudah dibawa keluar dari Duma Dame. Keduanya telah mendapatkan perawatan di Puskesmas yang berada di Distrik Dibida.

Pemerintah setempat hingga saat ini terus mengusahakan helikopter untuk menerbangkan obat-obatan, 2 orang dokter dan 4 orang perawat ke daerah konflik di Duma Dame. Namun, karena cuaca yang tidak bersahabat, helikopter baru bisa diterbangkan besok.

Menurut Lily, pemerintah pusat tidak harus menangani langsung kasus ini. "Kami memiliki dinas kesehatan yang menjadi perwakilan pemerintah pusat, seharusnya mereka bergerak langsung bila terjadi kasus ini," ujarnya.

Kalau mereka belum bergerak, kata dia, pemerintah pusat akan memberikan peringatan dan imbauan agar mereka segera bergerak. Pemerintah pusat baru akan bergerak bila dinas kesehatan setempat tidak mampu menangani kasus ini. “Saat itulah pemerintah pusat akan turun langsung ke lapangan.” Amandra Mustika Megarani

TOPIK






Komentar Anda

  • obat malaria
    Saya pribadi sangat sedih setelah melihat di tv banyak saudara kita meninggal akibat malaria. Saya sarankan telan saja peru ayam satu untuk 1 minggu 1 peru ayam kampung. telanlah 2 peru ayam kampung. ini pengalaman saya sendiri. saya kena malaria sejak SD hingga menikah masih waktu itu 1986, saya menelan peru ayam kampung hingga sekarang saya sembuh total. asli saya dari Palembang sejak kecil waktu itu saya mancing setiap hari.ini sangat terbukti.
    Pengirim : Abdul. Rachman di Kertosono
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: