|
Seleksi Calon Pimpinan KPK
Bibit: "Saya Pernah Terima Pemberian"
Selasa, 04 Desember 2007 | 06:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari unsur polisi, Bibit Samad Rianto, mengakui semua perbuatan masa lalunya sebagai aparat polisi, termasuk suka menerima pemberian. Namun, di hadapan Komisi Hukum DPR pada uji kelayakan, Bibit mengaku sudah menghentikan sifat yang suka menerima semua pemberian itu.
"Saya sudah berubah. Saya jamin tidak akan lakukan itu
lagi, Sejak jadi Kapolda di Kalimantan Timur sudah tidak lagi" ujarnya dengan nada polos, Senin (3/12).
Dihadapan anggota dewan, Pria yang berbalut pakaian serba putih itu mengaku menerima bantuan berupa barang bangunan, sehingga dengan modal Rp 26 juta saja ia bisa membangun rumah. Bibit juga mengaku pernah mendiamkan pungutan liar (pungli) serta menerima jatah bahan bakar sepuluh ton saat menjabat Kapolres Jakarta Pusat.
"Karena saat itu posisinya, kalau tidak saya diambil,
bisa diambil orang," ujarnya yang disambut gelak tawa anggota dewan dan pengunjung uji kelayakan.
Ia pun mengatakan bahwa masa lalunya itu adalah jaman
jahiliyah. Bibit yang kini berusia 64 tahun itu lebih banyak berkarir sebagai dosen dan tidak memiliki jejak rekam pernah menangani kasus korupsi.
Kemudian Komisi III DPR bertanya tentang kesiapannya
untuk menjadi pimpinan KPK. Namun, Bibit penuh percaya diri mengatakan ia percaya dapat menegakkan hukum berdasarkan pengalamannya sebagai Kapolda Kaltim meski hanya delapan bulan.
Sebagai Kapolda Kaltim, ia mengaku menangani lebih dari
200 kasus pembalakan hutan. Bahkan, saat meninggalkan Kaltim 91 kasus sudah masuk ke pengadilan. Bibit mengatakan, jika terpilih, maka ia akan mengutamakan pembersihan di aparat penegak hukum.
"Kalau perlu ganti saja pimpinannya," kata dia. Dengan penuh percaya diri, Bibit mengatakan KPK dapat dibubarkan dalam dua atau empat tahun kedepan, jika kepolisian dan kejaksaan agung sudah dapat berfungsi baik untuk memberantas korupsi. Sandy Indra Pratama
INDEKS BERITA LAINNYA :
|