Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kasus Gratifikasi:

Mantan Anggota Dewan ditetapkan sebagai Tersangka
Selasa, 04 Desember 2007 | 06:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan anggota Komisi BUMN Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004 Noor Adenan Razak sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

"Dia telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pekan lalu karena diduga menerima gratifikasi," kata juru bicara KPK, Johan Budi SP ketika dihubungi Tempo, Senin (3/12).

Noor Adenan Razak diduga menerima Rp 1,52 miliar dari dua terdakwa kasus dugaan korupsi Bapeten, Sugiyo Prasojo dan Hieronimus Abdul Salam alias H. Abdul Salam. Uang itu berbentuk bilyet giro sebesar Rp1,277 miliar dan uang tunai Rp250 juta.

Dana tersebut diberikan agar Adenan selaku anggota panitia anggaran menyetujui biaya tambahan untuk pengadaan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bapeten, pada 2004 lalu. Pada akhirnya, panitia anggaran DPR menyetujui anggaran senilai Rp 38,885 miliar. Anggaran tersebut sesuai dengan jumlah yang diinginkan terdakwa.

Adenan sendiri pernah mengakui dirinya menerima uang Rp 1,52 miliar tersebut melalui istrinya. Politisi dari fraksi Partai Amanat Nasional ini mengaku menerimanya karena terlilit utang Rp 3 miliar untuk biaya kampanye pemilu DPR maupun mendukung pemilu presiden pada 2004. Ia bersedia mengembalikan uang tersebut namun meminta waktu enam bulan karena akan menjual aset pribadinya terlebih dahulu. shinta eka p


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112810 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data