Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Partai Demokrat Usung Kembali Yudhoyono
Selasa, 04 Desember 2007 | 06:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat di Semarang, Jawa Tengah, hendak menanyakan kesediaan Susilo Bambang Yudhoyono diusung kembali sebagai calon presiden pada Pemilu 2009. Kesimpulan ini termuat dalam 18 butir rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat di Semarang, Jawa Tengah, pada 1-2 Desember lalu.

"Aspirasi ini muncul di forum musyawarah pengurus cabang, musyawarah pengurus daerah, pelantikan pengurus, pelatihan, silaturahmi, dan hampir di semua forum partai di semua daerah," kata Ketua Bidang Politik dan Otonomi Daerah Partai Demokrat Anas Urbaningrum Senin (3/12).

Namun, rekomendasi Rapat Koordinasi Nasional ini batal disampaikan ketika Presiden Yudhoyono berada di Semarang. Anas, yang membacakan rekomendasi, beralasan Yudhoyono tak mau diganggu kesibukannya sebagai presiden dengan pengusungannya sebagai calon presiden. Yudhoyono, kata Anas, ingin menyelesaikan mandat politik sebagai presiden hingga 2009. "Partai mendukung jalan pikiran yang etis dan penuh tanggung jawab tersebut," kata dia.

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Yudhoyono seusai pembacaan rekomendasi Rapar Koordinasi Nasional pada Ahad malam lalu menyambut gembira pembatalan rekomendasi ini. "Pada saatnya nanti, Partai Demokrat akan memiliki calon presiden dan calon wakil presiden apabila lulus pemilu legislatif 2009," kata Presiden pada puncak peringatan ulang tahun ke-6 Partai Demokrat di Gedung Olahraga Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Yudhoyono menilai suhu politik semakin panas dan kompetisi semakin keras menjelang Pemilu 2009. Para kader Partai Demokrat dan seluruh rakyat diminta tetap tenang, teduh, dan berhati dingin. "Berjuanglah secara gigih untuk mencapai tujuan, tapi harus dengan politik yang bersih, politik yang cerdas, dan santun," kata dia.

Agar Demokrat bisa mengusung calon presiden, Yudhoyono meminta seluruh kader Partai Demokrat bekerja keras untuk meraih suara 15 persen dalam Pemilu 2009. "Bila perlu, harus menduduki urutan kedua."

Kader Partai Demokrat diminta terus membangkitkan semangat dan optimisme dalam berkarya. Kecintaan terhadap rakyat, kata Yudhoyono, harus diwujudkan dalam karya nyata. "Kerja nyata bukan dengan iming-iming."

Anas mengatakan poin ke-17 dalam draf rekomendasi batal dibacakan karena Partai Demokrat resmi mengusung Yudhoyono sebagai calon presiden seusai pemilihan umum legislatif. "Ini kami lakukan untuk mengintroduksi etika dan fatsoen politik yang luhur dari Pak Susilo Bambang Yudhoyono," kata dia. RADEN RACHMADI | ROFFIUDIN | SOHIRIN


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112811 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data