Hari Ini BPPT Bikin Hujan Buatan di Jawa Tengah

Selasa, 04 Desember 2007 | 07:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari ini, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Semarang akan melakukan rekayasan cuaca (hujan buatan). Upaya ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pengairan pertanian serta mengisi sejumlah waduk yang volume airnya terus menurun.

"Hujan buatan hari ini difokuskan untuk mengisi waduk Kedung Ombo dan Gajah Mungkur," kata M. Chaeran, Kepala BMG Semarang kepada Tempo, Selasa (4/12).

Hujan buatan dilakukan dengan menebarkan garam (NaCl) pada ketinggian tertentu. Tujuannya, mempercepat rangsangan gugusan awan yang sudah segera menjadi hujan. Penegbaran garam dilakukan dengan menggunakan pesawat milik BPPT melalui bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Dari sisi metereologi, cuaca saat ini sangat memungkinkan untuk melaksanakan hujan buatan. "Selain bibit-bibit awan sudah muncul, kecepatan angin antara 5-8 knot/jam, sehingga hujan yang akan terjadi tepat sasaran," kata Chaeran.

Menurut prakiraan BMG Semarang, mestinya sejak November lalu, seluruh wilayah Jawa Tengah sudha memasuki musim penghujan dengan ketinggian curah hujan normal. Namun terjadinya badai Mitag dan badai Hagibis di Filipina dan badai Bongwee di India yang terjadi secara bersamaan, mengakibatkan terjadi dry spell (yakni musim kering di musim penghujan). Meski musim penghujan, hujan turun hanya di awal November. "Dengan hujan buatan, diharapkan tidak ada kekeringan selama Desember dan Januari," kata Chaeran.

Kepala Seksi Eksploitasi Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Jawa Tengah Arus Horison mengatakan, dari 27 waduk besar yang ada di Jawa Tengah, saat ini 11 diantaranya mengalami kekeringan. ke 11 waduk tersebut yakni waduk Tempuran, Greneng, Krisak, dan Plumbon, Parangjoho, Kedungguling, Nawangan, Ngancar, Gebyar, Kembangan, dan Blimbing. waduk-waduk tersebut tidak bisa mengairi area pertanian. sohirin | rofiuddin






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: