Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pembuktian Terakhir Basuki Nugroho
Selasa, 04 Desember 2007 | 08:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Tae Kwondoin senior Indonesia, Basuki Nugroho berniat membalaskan dendamnya di SEA Games ke-24 Thailand nanti dengen merebut medali emas setelah gagal merebut tiket ke Olimpiade dua bulan lalu di Manchester, Inggris.

Basuki mengaku kecewa karena gagal berlaga di ajang pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. Oleh karena itu, target terdekatnya sebagai ajang membalaskan dendam kemenangan adalah SEA Games nanti. Menurutnya, persiapan yang dilakukan menjelang kualifikasi Olimpiade tidak sebagus dan se-intensif untuk SEA Games.

"Menurut saya persiapan ke SEA Games ini jauh lebih matang sehingga saya lebih percaya diri untuk bertanding dan merebut emas," kata atlet asal Sumatra Utara ini.

Selain sebagai pembuktian diri, Basuki pun berkeinginan meraih emas karena SEA Games kali ini akan menjadi SEA Games terakhir ia membela tim Indonesia. Pasalnya, menurut Basuki, ia sudah cukup lama menelantarkan pekerjaannya. Bahkan, kuliahnya pun putus di tengah jalan.

"Hidup saya kan bukan melulu soal tanding dan tanding. Saya juga harus mulai memikirkan masa depan saya, terutama soal pekerjaan, pendidikan, dan keluarga," kata atlet yang sudah empat kali membela Indonesia ini.

Untuk memenuhi ambisinya itu, Basuki rela menambah jam berlatihnya setelah mengikuti uji coba di Korea beberapa bulan lalu. Meskipun secara teknik dan mental ia siap tanding dan cukup optimis bisa merebut emas, ia mengaku masih harus mengalahkan satu kelemahan terbesarnya dalam bertanding: sulit memfokuskan diri. Menurutnya, ia cenderung tidak berpikir panjang dan sering kehilangan konsentrasi.

"Tapi saya sangat berusaha mengatasinya, apalagi ketika nanti menghadapi lawan berat dari Vietnam," tambah tae kwondoin yang turun di kelas welter 72-78 kg.

Ia menambahkan, ia pun harus sangat berhati-hati dalam menghadapi tae kwondoin Thailand karena meskipun tidak terlalu bagus, dukungan dari penonton pasti memberikan tekanan dan gangguan pada konsentrasinya.

"Doakan saja semua bisa berjalan lancar dan Indonesia bisa berada di peringkat yang lebih baik," kata Basuki.
Muslima Hapsari


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112823 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data