Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengendalian Rokok di Cirebon Terbaik di Asia Tenggara
Selasa, 04 Desember 2007 | 12:08 WIB

TEMPO Interaktif, Bangkok:Pemerintah Kota Cirebon meraih penghargaan sebagai salah satu kota terbaik di Asia Tenggara dalam upaya pengendalian rokok.

“Pemerintah setempat menunjukkan komitmen kuat untuk menerapkan kawasan 100 persen bebas rokok,” kata Bungon Ritthipakdee, Direktur Southeast Asia Tobacco Control Alliance (Seatca)—organisasi nirlaba pemberi penghargaan itu—di Bangkok, Thailand, Selasa.

Menurut Bungon, Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan
contoh yang baik kepada daerah lain di Indonesia.
Sebab, Kota Cirebon telah memasukkan kriteria “kawasan
bebas rokok” dalam rencana pengembangan kotanya.

“Saat itikad baik Indonesia soal pengendalian rokok masih ditunggu, Cirebon memberi inspirasi kepada daerah lain,” ujar Bungon.

Ia menambahkan, di Indonesia memang ada beberapa
kota lain yang membuat aturan tentang pengendalian
rokok. Tapi, dari sisi pelaksanaan, “Kota Cirebon
kami anggap lebih baik.”

Cirebon, misalnya, tidak hanya mewajibkan pengelola
gedung dan tempat umum memisahkan perokok dangan bukan
perokok—dengan membuat tempat khusus merokok. Cirebon
bahkan melarang pengelola gedung menyediakan ruangan
apapun bagi perokok.

Sudiono Munada, Kepala Dinas Kesehatan Cirebon yang
datang ke Bangkok mewakili walikota Cirebon, menyambut
baik penghragaan tersebut. “Penghargaan ini kian
meneguhkan komitmen kami,” kata dia.

Menurut Sudiono, Kota Cirebon mulai menggagas kawasan
bebas rokok sejak tiga tahun lalu. Bersama sejumlah
kelompok yang pro-pengendalian rokok—antara lain
Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia—Pemerintah
Kota Cirebon mulai merumuskan peraturan tentang
pengendalian rokok dan tahap-tahap pelaksanaan aturan
tersebut.

Hasilnya, pada akhir 2006, keluarlah surat keputusan
walikota tentang perlindungan bagi warga bukan
perokok. Melalaui keputusan itu, Pemerintah Kota
Cirebon meminta semua pengelola gedung (seperti mal,
sekolah, rumah sakit, dan pesantren), melarang praktek
merokok di dalam ruangan. “Yang melanggar izinnya bisa
dicabut,” kata Sudiono.

Agar peraturan itu lebih mengikat, pada awal 2008
Pemerintah Kota Cirebon akan mengajukan rancangan
peraturan daerah tentang kawasan bebas rokok kepada
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. “Kami berharap semua
pihak mendukung,” kata Sudiono.

Selain Cirebon, dua kota lain di Asia Tenggara
menerima “Free Smoke Award” dari Seatca. Yaitu, Davao
City (Philipina) dan Luang Prabang (Laos). Jajang Jamaludin

Dari Arsip Majalah TEMPO
"Kalau Dia Ubah, Ada Risiko" | 28 Maret 2005
Menunggu Era Koboi Kretek | 21 Maret 2005
Sekali Ngebul, Tetap Ngebul | 21 Maret 2005
Terganjal Cukai | 21 Maret 2005
Berakhir di Dorchester | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Terapi Bermodal Kemauan | 21 Pebruari 2005
Menuju Jakarta Bebas Rokok | 07 Pebruari 2005
No Smoking City | 07 Pebruari 2005
Bila Denda Rokok Seharga Rumah | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia Target Utama Kampanye Internasional Bebas
Kota Bandung Diminta Lebih Tegas Terapkan Larangan Merokok.
Pfizer Akan Pasarkan Obat Anti Rokok
Komisi Kesehatan Minta BPOM Tertibkan Iklan Rokok
Agung Akui Sulit Tertibkan Rokok di DPR
97 Penduduk Indonesia Terpapar Asap Tembakau di Rumah
Rokok dan Kemiskinan
PT Gudang Garam Rugi Rp 900 Miliar Akibat Rokok Ilegal
Departemen Perindustrian Libatkan Polri dan BIN Berantas Rokok Ilegal
Pemilik Djarum Masuk 10 Besar Terkaya se-Asia Tenggara
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No.19 Thn.2003 Tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk112834 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data